Role Play: Manajemen Tingkah Laku Anak dalam Membentuk Persepsi Positif tentang Dokter Gigi (Literature Review)
Abstract
Pendahuluan: Persepsi negatif anak tentang dokter gigi merupakan penyebab terjadinya dental fear and anxiety (DFA). DFA membuat anak menjadi tidak kooperatif dan menolak perawatan sehingga diperlukan manajemen perilaku. Bermain peran atau role play dapat membangun persepsi positif anak dengan memberikan pengalaman langsung menjadi dokter gigi. Tujuan: Memberikan gambaran tentang peran metode role play dalam membentuk persepsi positif anak terhadap dokter gigi. Metode: Tinjauan literatur data sekunder yang berasal dari Google Scholar, Research Gate, dan PubMed. Kriteria inklusi literatur: 1) nasional dan internasional 2) terbit dalam 10 tahun terakhir 3) tersedia full text. Hasil: Terdapat 10 literatur yang memenuhi kriteria inklusi yang ditinjau dalam pembahasan. Literatur menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman, sikap positif, mengurangi kecemasan, dan menciptakan pengalaman yang menyenangkan pada anak. Kesimpulan: Penerapan role play sebagai manajemen perilaku anak dapat menumbuhkan persepsi positif anak tentang dokter gigi.
References
2. Anwar AI. Persepsi anak terhadap dokter gigi pada Rumah Sakit Gigi Mulut Halimah Dg. Sikati di Makassar. Jurnal Dentofasial. 2014;13(2): 91-94.
3. Modabber M, Campbell KM, McMurtry CM, Taddio A, Dempster LJ. Children’s perception of dental experiences and ways to improve them. Children. 2022;9(1657): 1-14. https://doi.org/10.3390/children9111657
4. Al Sarheed M. Children’s perception of their dentists. European Journal of Dentistry. 2014:186-190. https://www.researchgate.net/publication/51052510
5. Bunga‟Allo CBB, Lampus BS, Gunawan PN. Hubungan perasaan takut anak terhadap perawatan gigi dengan kebersihan gigi dan mulut di RSGM di Unsrat Manado. Jurnal e-GiGi. 2016;4(2): 166-170.
6. Silaban N, Lestari S. Gambaran kecemasan dental pada anak usia 8-10 tahun terhadap perawatan gigi. Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi. 2023;19(1): 26-32.
7. Shilpa PM, Swamy PGN. A study to evaluate the effectiveness of role play on knowledge regarding oral hygiene among higher primary school children in selected schools at Tumkur. Journal of Nursing and Health Science. 2015;4(2): 37-42.
8. Yunifia RN, Wardhani JD. Efektivitas bermain peran terhadap kepercayaan diri anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 2023;7(2): 2163-2176.
9. Alikha T. Efektivitas terapi bermain “Dentist Game” terhadap dental anxiety pada pasien penambalan Puskesmas Pembina Palembang usia 6-8 tahun. Indonesia: Universitas Sriwijaya. 2019.
10. Khubchandani MM, Srivasta T, Vagha S, Baliga S. Comparative evaluation of role play and group discussion as teaching-learning methods for behavior management in pediatric dentistry. International Journal of Health Sciences. 2021;6(S2): 870-880. https://doi.org/10.53730/ijhs.v6nS2.5050
11. Asiri RSM, Ain TS, Al-Hunaif AM, Alshehri EA. Children’s perception of dentists and clinical environment - an observational study. Saudi Journal for Health Sciences. 2020;9(1): 61-70. https://doi.org/10.4103/sjhs.sjhs_17_20
12. Khamis AM, Alharandah WA, Al-mousa AH, Khateri RA, Ballaji RM, AlSurayhi RM, et.al. Overview of behaviour management in paediatric dentistry. EC Dental Science. 2022;19(12):14-22.
13. Kumar A. Dental fear and anxiety (DFA): an overview. The Journal of The International Youth Neuroscience Association. 2022;5(6):9-11.
14. Bharti RK. Contribution of medical education through role playing in community health promotion: a review. Iran Journal Public Health. 2023;52(6):1121-1128.
15. Tahmassebi JF, Malik M, Berg N, Pavitt S, Gray-Burrows K, O‟Grady A. Using process drama to explore the causes of dental anxiety in primary-school children. European Archives of Pediatric Dentistry. 2020;22:869-877. https://doi.org/10.1007/s40368-021-00623-4