Efektivitas Ekstrak Kitosan Kulit Udang (Litopenaeus vannamei) Sebagai Larutan Irigasi pada Pembersihan Smear Layer

  • Indrya Kirana Mattulada Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
  • Syamsiah Syam Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
  • Nur Asmah Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
  • Sarahfin Aslan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
  • Indah Mubarikah Norman Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Larutan irigasi, kitosan 0,2%, EDTA 17%, smear layer, scanning electron microscopy

Abstract

Pendahuluan Irigasi saluran akar merupakan kunci utama perawatan saluran akar. Bahan irigasi digunakan untuk membersihkan saluran akar dari debris organik, mikroorganisme, sisa jaringan pulpa, dan smear layer. Irigasi memiliki kekurangan yang tidak mampu menyingkirkan komponen anorganik smear layer. Kitosan kulit udang (Litopenaeus vannamei) yang mengandung kitin dapat dimanfaatkan dalam pembuatan kitosan. Kitosan memiliki sifat utama lain tidak toksik, biokompatibilitas, biodegradabilitas dan antimikroba. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas kitosan ekstrak kulit udang (litopenaeus vannamei) 0,2% sebagai bahan irigasi saluran akar. Metode: Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium dengan desain post test with control group design. Gigi premolar rahang bawah berjumlah 32 gigi dan dibagi menjadi 2 kelompok terdiri dari 16 gigi. Kelompok 1 irigasi dengan kitosan 0,2% dan kelompok 2 di irigasi dengan EDTA 17%. Kebersihan saluran akar diuji menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan irigasi larutan EDTA 17% diperoleh rata-rata 1.31 lebih baik dalam menghilangkan smear layer sedangkan larutan irigasi kitosan kulit udang (litopanaeus vannamei) 0,2% dengan rata-rata 2.19, p (< 0.05). Kesimpulan: Irigasi menggunakan larutan kitosan 0,2% dapat menghilangkan smear layer, akan tetapi EDTA 17% masih lebih efektif untuk menghilangkan smear layer.

References

1. Huang CS, Hsiao CH, Chang YC, Chang CH, Yang JC, Gutmann JL. A novel endodontic approach in removing smear layer using nano and submicron diamonds with intracanal oscillation irrigation. Nanomaterials.journal nanomaterials. 2023; 1(13):2-16.
2. Iandolo A, Pisano M, Abdellatif D, Sangiovanni G, Pantaleo G, Martina S, et al. Smear layer and debris removal from root canals comparing traditional syringe irrigation and 3D cleaning: An Ex Vivo Study. Journal Clin Med. 2023;12(2):2-8.
3. Shi L, Wan J, Yang Y, Yao Y, Yang R, Xie W. Evolution of the combined effect of different irrigation solutions and activation techniques on the removal of smear layer and dentin microhardness in oval-shaped root canal: An in vitro study. Research biomolecules and biomedicine. 2023:9(9):126–36.
4. Eva AFZ, Astuti LA, Arifin FA, Aslan S, Syam S, Muthalib AA. Perbedaan efektivitas ekstrak sarang semut terhadap daya hambat enterococcus faecalis sebagai bahan irigasi saluran akar. Sinnun Maxillofac J. 2021;1(02):3.
5. Ali A, Bhosale A, Pawar S, Bichpuriya A. Current trends in root canal irrigation. Cureus journal conservative dentistry and endodontics. 2022.14(5):1-13.
6. Bhandary S, Kakamari S, Srinivasan R. A comporative evaluation of the effect of 8% and 17% ethylene diamine tetraacetid acid exposure for 1 min 10 min on the fracture resistance of endodontically treated roots: An in vitro study. Journal of conservative dentistry. 2017;20(1):21-4.
7. Valsan S, Antony S. Interaction of endodontic irrigants. International journal of health sciences. 2022;13(2):4282–94.
8. Setiati R, Siregar S, Wahyuningrum D, Fathaddin MT. Potensi keberhasilan kulit udang sebagai bahan dasar polimer kitosan: studi literatur. Jurnal penelitian dan karya ilmiah lembaga penelitian universitas trisakti. 2021;6(1):155–7.
9. Gani BA, Asmah N, Soraya C, Syafriza D, Rezeki S. Characteristics and antibacterial properties of film membrane of chitosan- resveratrol for wound dressing. Emerg Sci Journal. 2023;7(3):821-842.
10. Ratih DN, Enggardipta RA, Kartikaningtyas AT. The effect of chitosan nanoparticle as a final irrigation solution on the smear layer removal, micro-hardness and surface roughness of root canal dentin. Open dent journal. 2020 ;17;14(1):19–26.
11. Deviyanti S. Potensi larutan chitosan 0,2% sebagai alternatif bahan irigasi dalam perawatan saluran akar gigi (kajian pustaka). Jurnal ilmiah dan teknologi kedokteran gigi (JITEKGI). 2018;14(1):6-10.
12. Kamble A, Abraham S, Kakde D, Mehta S. Scanning electron microscopic evaluation officacy of 17% ethylenediaminetetraacetic acid and chitosan for smear layer removal with ultrasonic: an in vitro study.contempory clinical dentistry. 2019:8(4):621-626.
13. Abdelkafy H. Efficacy of using chitosan and chitosan nanoparticles as final irrigating solutions on smear layer removal and mineral content of intraradicular dentin. Journal of Indian society of endodontics and preventive dentistry. 2023:4(2):170-177.
14. Mathew S, Pai V, Nadig R. Comparative evaluation of smear layer removal by chitosan and ethylenediaminetetraacetic acid when used as irrigant and its effect on root dentive: An in vitro atomic force microscopy and energy-dispersive X-ray analysis. Journal conserve dent. 2017:20(4):245-250.
15. Yudhasasmita S, Nugroho PA. Sintesis dan aplikasi nanopartikel kitosan sebagai adsorben cd dan antibakteri koliform. Jurnal ilmiah biologi BIOGENESIS. 2017:5(1):42-48.
Published
2025-01-31
Section
Articles