Daya Hambat Ekstrak Kulit Buah Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Terhadap Bakteri Streptococcus Mutans

  • Kurniaty Pamewa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
  • Mila Febriany Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
  • Sarahfin Aslan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
  • Aditya Hari Asmara Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
  • Nanda Silfha Ramadani Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Ekstrak kulit buah labu kuning, Streptococcus mutans, daya hambat bakteri, kesehatan gigi dan mulut

Abstract

Pendahuluan: Penggunaan obat kumur kimia sering menimbulkan efek samping sehingga mendorong pencarian alternatif bahan alami. Labu kuning (Cucurbita moschata) berpotensi sebagai antibakteri karena mengandung senyawa fitokimia. Tujuan: Untuk mengetahui daya hambat dari ekstrak kulit labu kuning terhadap bakteri Streptococcus mutans. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan metode eksperimental laboratorium rancangan penelitian berupa post test only design. Hasil data penelitian ini diolah dan dianalisis dengan menggunakan uji One Way Anova. Hasil: Nilai rata-rata daya ekstrak kulit buah labu kuning konsentrasi 20% kategori daya hambat kuat, pada konsentrasi 50 kategori daya hambat sangat kuat, dan pada konsentrasi 80% kategori daya hambat sangat kuat. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan terbaik dalam menghambat daya tumbuh bakteri adalah perlakuan 80%, diikuti oleh perlakuan 50%, dan 20%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi perlakuan, semakin efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Kesimpulan: Ekstrak kulit labu kuning pada konsentrasi 20%, 50%, dan 80% memiliki daya hambat lebih tinggi terhadap Streptococcus mutans dibandingkan chlorhexidine 0,2% sebagai kontrol positif. Efektivitas meningkat seiring konsentrasi.

References

1. Riolina A, Karyadi E. Peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut siswa mitra melalui program Pella. Abdi Geomedisains. 2022;3(1):58.

2. Edie IS, Putra AI, Sugito BH. Tingkat pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dengan terjadinya karies pada anak prasekolah. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi (JIKG). 2021;2(2):372.

3. Utari AT, Prasetyowati S, Hidayati S. Gambaran pengetahuan ibu tentang karies gigi pada anak di TK. Indonesian Journal of Health and Medical. 2023;3(4):3.

4. Febriany M, Pamewa K, Arifin FA, Mattalitti SFO, Wijaya SZH. Perbedaan pengetahuan kesehatan gigi mulut sebelum dan sesudah penyuluhan flipchart dan permainan ular tangga. Sinnun Maxillofacial Journal. 2021;3(02):61.

5. Lestari R, Nirmalasari N, Rohmani N. Edukasi karies gigi sebagai upaya pencegahan karies gigi pada anak TK. Jurnal Abdi Mercusuar. 2023;3(2):17.

6. Karima NPTCD. Hubungan keberadaan gen Spap Streptococcus mutans terhadap tingkat keparahan karies gigi anak di kota Denpasar. Makassar Dental Journal. 2023;12(2):233.

7. Pamewa K, Masriadi M, Bachtiar R, Pertiwisari A, Aslan S, Anas R, dkk. Perbedaan skor plak sebelum dan setelah mengunyah buah naga putih pada anak 10-11 tahun. Sinnun Maxillofacial Journal. 2021;3(1):37.

8. Aslan S, Mattulada IK, Naja NA. Efektivitas gel lidah buaya (Aloe vera) dalam menghambat bakteri Streptococcus viridans pada perawatan saluran akar. Indonesian Journal of Public Health. 2024;2(2):210.

9. Dewi AS. Efek kitosan ekstrak kulit udang galah terhadap kemampuan perlekatan Streptococcus sanguinis atcc 10556 pada diskus hidroksiapatit in vitro. Journal of Comprehensive Science. 2024;3(5):2-3.

10. Buang A, Firmansyah, Susilo SA. Uji aktivitas antibakteri ekstrak biji kebiul (Caesalpinia bonducella flem) terhadap Streptococcus mutans. Paps Journals. 2022;1(2):54.

11. Rostikawati RT, Supratman L. Uji antibakteri obat kumur ekstrak etanol tanaman ciplukan (Physalis angulata) terhadap bakteri gram positif. Jurnal Pendidikan Dan Biologi. 2021;13(1):103.

12. Febrianti DR, Ariani N. Uji potensi minyak atsiri daun jeruk purut (Citrus hystrix D.C) sebagai antioksidan dan antibakteri. Jurnal Insan Farmasi Indonesia. 2020;3(1):67.

13. Sunnah I, Anugrah RM, Erwiyani AR. Upaya peningkatan penjualan variasi produk olahan labu kuning (Cucurbita maxima) melalui pelatihan inovasi teknologi produksi. Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE). 2022;4(2):184.

14. Hasanah N, Novian DR. Analisis ekstrak etanol buah labu kuning (Cucurbita moschata D). Jurnal Politektegal. 2020;9(1):56.

15. Arti DWK, Margiyanti S, Amanda Y, Purnamaningtyas D, Anam H, Pemeriksaan status karies gigi pada siswa SD Purwosari 2 kota Semarang. Jurnal Unimus. 2021;4:2523.

16. Melati HN, Larasati R, Prasetyowati S. Pengetahuan karies gigi pada karang taruna di desa Sawo Kabupaten Ponorogo. Indonesian Journal of Health and Medical. 2022;2(4):469-470.

17. Ambarawati GAD, Sukrama IDM, Yasa IWPS. Deteksi gen Gtf-B Streptococcus mutans dalam plak dengan gigi karies pada siswa di SDN 29 Dangin Puri. Intisari Sains Medis. 2020;11(3):1040-1050.

18. Rosyida LN, Titi Kl, Rudiyanto AFA, Sari M. Association of parental socioeconomic status on dental caries experience in 6-7 years old children in Nguter. Webinar Abdimas Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2022:580.

19. Adhani R, Rachmadi P, Nurdyana T, Widodo. Karies gigi di masyarakat lahan basah. Malang: Lambung Mangkurat University Press;2018. Hal 14.

20. Pratiwi AR, Putri DKT. Biofilm oral dan implikasi klinis pada rongga mulut. Malang: Ub Press;2022. Hal 49.

21. Badan Pusat Statistik. Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023 - Tahap I Kabupaten Bone. Watampone: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone; 2023. Hal. 43–54.

22. Fikriawan A, Saida S, Haris A, Tjoneng A. Analisis status hara nitrogen untuk tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Mare Kabupaten Bone. Jurnal AGrotekMAS. 2024;5(1):76-77.

23. Lemos JA, Palmer SR, Zeng L, Wen ZT, Kajfasz JK, Freires IA, et.al. The biology of Streptococcus mutans. Microbiol Spectr. 2019 Jan;7(1):10.1128/microbiolspec.gpp3-0051-2018.

24. Amiruddin M. Comparison of fruit pulp and seed extracts of ajwa date palm (Phoenix dactylifera L) against the growth of Streptococcus mutans and Candida albicans. Makassar Dental Journal. 2024;13(1):149.

25. Juariah S, Wiranda J, Sepryani H. Uji efektivitas ekstrak daun pandan wangi (Panadus amaryllifolius roxb) terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Journal Of Indonesian Medical Laboratory And Science. 2022;3(1):90.

26. Irma A, Basir N, Farid. Efektivitas antibakteri ekstrak kulit buah salak (Salacca zalacca) terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans secara in vitro. Jurnal Pendidikan Biologi. 2023;8(1):365.

27. Frethernety A, Jelita H, Nugrahini S, Potensi bahan alam di Kalimantan Tengah sebagai antikariogenik. Yogyakarta: Jejak Pustaka;2023. Hal 23.

28. Mona D, Aprilia A. Upaya pencegahan karies gigi dengan ekstrak daun sirih (Piper betle) sebagai alternatif antibakteri Streptococcus mutans. Jawa Barat: Cv. Adanu Abimata;2020. Hal 13.

29. Nuraskin CA. Ekstrak daun laban sebagai bahan dasar pasta gigi sebuah uji untuk penghambatan pertumbuhan Streptococcus mutans. Depok: Yayasan Ilmu Cendekia Indonesia;2021. Hal 19.

30. Subekti A, Putri Ra, Asri L, Prahestri Ar, Nadyatin N. Analysis of cariogenic food consumption towards children of children in primary schools in Tembalang Sub-District, Semarang. Jurnal Kesehatan Gigi. 2020;7(2):147-149.

31. Ruminem, Pakpahan RA, Sapariyah S. Gambaran konsumsi jajanan dan kebiasaan menyikat gigi pada siswa yang mengalami karies gigi di SDN 007 sungai Pinang Samarinda. Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. 2019;2(2):6.

32. Ali M, Nurjazuli, Sulistiyani, Budiono, Hanani Y. Analisis faktor risiko lingkungan dan perilaku pada kejadian karies gigi anak sekolah dasar di Kecamatan Kempas Kab. Indragiri Hilir. Jurnal Ners. 2024;8(1):668.

33. Dewi GASC, Astuti NMW. Aktivitas antibakteri ekstrak cengkeh (Syzygium aromaticum) sebagai sediaan pasta gigi. Prosiding Workshop Dan Seminar Nasional Farmasi. 2023;2:404.

34. Ulfah M, Sulistyawati EYE, Hartari A, Suhardiyanto A. Pangan alternatif berbagai komoditas lokal di Indonesia. Banten: Universitas Terbuka;2023. Hal 195.

35. Anastasia G, Tarigan YG, Manik TRA. Penyuluhan pembuatan sediaan sabun mandi padat dari sari buah labu kuning (Cucurbita moschata). Jurnal Abdimas Mutiara. 2020;1(2):425.

36. Budiman H, Supriningrum R, Sundu R. Karakterisasi dan skrining fitokimia buah labu kuning (Cucurbita moschata duch.). Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia. 2024;6(1):19.

37. Sihotang FY. Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun labu kuning (Cucurbita moschata duchesne.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Farmanesia. 2022;9(2):102.

38. Pelu, AD, Ely IP, Bassy LL. Skrining fitokimia dan uji aktivitas ekstrak etanol biji labu kuning (Curcubita moschata) terhadap daya hambat bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA). 2020;4(1):62.

39. Hussain A, Kausar T, Sehar S, Sarwar A, Ashraf AH, Jamil MA, et.al. A Comprehensive review of functional ingredients, especially bioactive compounds present in pumpkin peel, flesh and seeds, and their health benefits. Food Chemistry Advances Journal. 2022;1:1-7.

40. Erwiyani AR, Wulandini RPR, Zakinah TD, Sunnah I. Formulasi dan evaluasi bedak tabur daging labu kuning (Cucurbita maxima D). 2022;7(4):314.

41. Sukohar A, Adjeng ANT, Ali NFM, Oktoba Z, Ambarwati E, Rahayu ID, dkk. Pemanfaatan kulit labu (Cucurbita moschata durch) sebagai minuman herbal pada masyarakat desa negeri Katon-provinsi Lampung. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat. 2022;3(2):215-24.

42. Ningsih IS, Chatri M , Advinda L, Violita. Flavonoid active compounds found in plants senyawa aktif flavonoid yang terdapat pada tumbuhan. Serambi Biologi. 2023;8(2):127-129.

43. Ramayani SL, Septiana V, Waris MAA. Pengaruh ukuran partikel serbuk daun kitolod (Isotoma longiflora l) terhadap kadar total fenolik. Jurnal Farmasikoe. 2023;6(1):28.

44. Hossain MR, Alam R, Chung H-J, Eva TA, Kabir MF, Mamurat H, et.al. In vivo, in vitro and in silico study of Cucurbita moschata flower extract: a promising source of natural analgesic, anti-inflammatory, and antibacterial agents. Molecules. 2023;28(18):6573.

45. Ginting GAB, Suryani M, Manik TRA. Formulasi sediaan sabun mandi padat dari sari buah labu kuning (Cucurbita moschata). Jurnal Teknologi, Kesehatan Dan Ilmu Sosial. 2020;2(1):120.

46. Rauf AAA. Al-Qur`Anulkarim. Cordoba. 2018.

47. Hussain A, Kausar T, Din A, Murtaza A, Jamil AM, Noree S. Antioxidant and antimicrobial properties of pumpkin (Cucurbita maxima) peel, flesh, and seeds powders. Journal of Biology, Agriculture, and Healthcare. 2021;11(6):44-48.

48. Pertiwi FD, Rezaldi F, Puspitasari R. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. e-Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic). 2022;7(2):58.

49. Santoso A, Safii I, Jayani I, Lisanty N, Hadiyanti N, Widodo SR, dkk. Antologi: mewujudkan Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh dengan inovasi di era pandemi. Kediri: UNIK Press; 2021. Hal:84-85.

50. Zein AH. Senyawa fitokimia: karakteristik senyawa jalur shikimat dan mevalonat dalam pengembangan teknologi fitofarmasetika. Yogyakarta: Deepublish Digital; 2024. Hal: 196.

51. Nursyafni A, Indriani L, Arif M, Irfan N, Nurbaiti, Endri N, dkk. Pemanfaatan daun matoa (Pometia pinnata) sebagai agen antibakteri terhadap bakteri patogen. Indramayu: Penerbit Adab; 2024. Hal:11-12.

52. Mulyani S, Purwanto, Sudarsono, Wahyono, Pramono S, Purwantini I, dkk. Minyak atsiri tumbuhan obat. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 2020. Hal:120.

53. Nasution R, Marianne, Bahi M, Idroes R, Rahmi. Tumbuhan sebagai agen moisturizer, sunscreen, dan antiacne dalam kosmetik. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press; 2024. Hal:89.

54. Tarigan IL, Latief M. Anti bakteri: potensi tanaman Jambi. Tasikmalaya: EDU Publisher; 2021. Hal:11-12,16,87.

55. Pudjiastuti P. Alkaloid dan non-alkaloid pada genus Stemona Indonesia dan sekitarnya. Surabaya: Airlangga University Press; 2017. Hal:5.

56. Malik A, Ernawita. Fitokimia: sifat antibakteri dan antioksidan serta aktivitas sitotoksik ekstrak etanol daun sirih hijau. Yogyakarta: Cv. Azka Pustaka; 2022. Hal:11.

57. Rochmat A, Suaedah, Hariri A. Senyawa antioksidan padi hitam: fitokimia padi hitam dalam pengembangan produk whitening agen. Yogyakarta: Mega Press Nusantara; 2023. Hal:3.

58. Rahayu A, Kurniati L, Dermawan A, Wahyuni Y. Efektivitas ekstrak kering buah kiwi emas (Actinidia chinensis) sebagai antibakteri dalam menghambat dan membunuh Streptococcus mutans. Jurnal Kesehatan Siliwangi. 2023;4(1):147-148.

59. Ningrum W, Nurrahman AY, Faizal IA. Formulasi pasta gigi gel ekstrak buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) sebagai antibakteri terhadap Streptococcus mutans penyebab plak gigi. Sains Indonesiana: Jurnal Ilmiah Nusantara. 2024;2(3):26.
Published
2026-10-06
Section
Articles