Perbandingan Kekuatan Geser Tumpatan Komposit dengan Filler Berbahan Dasar Sintetik dan Non-sintetik
Abstract
Pendahuluan: Kekuatan geser resin komposit berperan dalam mempertahankan integritas tumpatan terhadap beban selama penggunaannya. Seiring berkembangnya pemanfaatan bahan alami, filler berbahan dasar non-sintetik mulai dikembangkan sebagai alternatif filler sintetik, sehingga perlu dilakukan perbandingan kekuatan geser tumpatan komposit yang menggunakan kedua jenis filler tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan kekuatan geser tumpatan komposit dengan filler berbahan dasar sintetik dan non-sintetik. Metode: Penelitian ini merupakan quasi experimental dengan desain penelitian post test without control group design. Sampel yang digunakan berdiameter 4 mm dengan ketinggian 6 mm yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 16 sampel komposit sintetik dan 16 sampel kelompok non sintetik. Hasil: Hasil uji t independen pada kelompok sintetik didapatkan nilai p-value 0,558 dengan rata rata 4.5862556 MPa dan pada kelompok non sintetik didapatkan nilai p-value 0,559 dengan rata rata 3.9156844 MPa. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan kekuatan geser yang signifikan antara tumpatan komposit berbahan dasar sintetik dan non-sintetik.
References
2. Harlinton AJ, Usri K, Takarini V. Berbagai pertimbangan dokter gigi dalam memilih produk bahan tambal. Padjadjaran J Dent Rest Students.2023;7(2):74.
3. Indonesian ministry of health development policy board. Indonesian Health Survey (Survei Kesehatan Indonesia) 2023. Minist Heal. 2023;343.
4. Sofiani E, Rovi F. Pengaruh lama penyinaran dan ketebalan resin komposit bulk fill terhadap kebocoran mikro. Insisiva Dent J Maj Kedokt Gigi Insisiva. 2020;9(2):74.
5. Mulyani H, Nahzi YI, Diana S. Perbandingan kekuatan geser resin komposit bioaktif antara klorheksidin diglukonat 2% dan NaCl 5%+EDTA 17% sebagai cavitiy cleanser. Jur. Ked. Gigi. 2021;5(2):94.
6. Djustiana N, Karlina E, Cahyanto A, Hasratiningsih Z, Nurhayati R. Uji kekerasan resin komposit olahan sendiri dengan filler hidroksiapatit dari tulang ikan air tawar. J Mater Kedokt Gigi. 2018;7(2):47.
7. Akbar AF, ’Aini FQ, Nugroho B, Cahyaningrum SE. Sintesis dan karakterisasi hidroksiapatit tulang ikan baung (Hemibagrus Nemurus Sp.) sebagai kandidat implan tulang. J Kim Ris. 2021;6(2):94-95.
8. Jonathan Adrianto APS. Eksperimen dengan media tulang sapi sebagai media alternatif produk interior. J Intra. 2019;7(2):293.
9. Islam MS, Nassar M, Elsayed MA, Jameel DB, Ahmad TT, Rahman MM. In vitro optical and physical stability of resin composite materials with different filler characteristics. Polymers (Basel). 2023;15(9):2.
10. Ristian Putri YI, Firdausy MD, Woroprobosari NR. Tingkat kekerasan permukaan pesin komposit akibat masa kedaluwarsa material. ODONTO Dent J. 2018;5(1):48.
11. Bancin UAW, Erlita I, Diana S. Pengaruh jarak penyinaran terhadap nilai derajat konversi resin komposit bioaktif. J. Kedokteran Gigi. 2022;6(2):83.